![]() |
Lokasi pasar jongkok pada saat malam hari, foto:bertuahvoice.com |
Walikota memperingatkan kepada pedagang dan provokator, agar berdaganglah ditempat yang disediakan, karena jika masih tetap membandel, Ia akan melakukan tindakkan tegas, dengan mengikat para pedagang dengar dasar hukum UU No:38 tahun 2004, tentang jalan, pasal 68 ayat 1, 2, 3, dengan sanksi ditahan dan membayar denda, dan juga di ikuti dengan sanksi peraturan daerah tentang pedagang kali lima, " Saya hanya menjalankan amanah dari masyarakat, kalau tidak saya jalankan, saya salah" Katanya.
Ia menambahkan selama ini bukan tidak tegas atau pun takut, ia lebih memilih jalur persuasif dan persaudaraan dan kekeluargaan," Jangan di artikan saya lemah, saya tegas untuk menjalankan amanah yang diberikan masyarakat" Katanya lagi.
Walikota meminta pengertian dari semua pihak, pemerintah sudah sediakan tempat yang layak bagi para pedagang, dan juga nanti akan kita lakukan pembinaan dan permodalan, "kalau untuk kapitasnya sangat luas, sekitar 450 kios bisa disana" Ungkap wako
Kita sudah data dari awal, dengan membentuk tim untuk penertipan pedagang, tim diketuai oleh asisten I dan di koordinir oleh wakil walikota dan anggotanya semua unsur, termasuk Muspida.
Dan dari awal kita sudah berupa melakukan sosialisasi, dengan melakukan pertemuan-pertemuan lebih dari tiga kali, yang dipimpin langsung oleh bapak wakil walikota," Kita sudah data jumlah pedagang 256 orang, mereka sudah pindah, yang tinggal sekitar 60 orang, tapi datang lagi yang baru, karena provokasi," kalau betul-betul kita sama-sama ingin membimbing, binalah
ditempat yang benar" Ujar Firdaus.
Walikota menghimbau kepada pedagang agar tidak mendengarkan yang menjanjikan begini begitu, dan menjamin untuk aman berdagang, ditempat yang salah," Jangan salahkan pemerintah jika nanti di ambil tindakkan tegas" Tutupnya. Didi Wirayuda
No comments:
Post a Comment